Jumat, 16 Maret 2012

Benarkah Pasangan Yang Baik Hanya Untuk Yang Baik?


dakwatuna.com - Umur bumi sudah sangat tua, banyak sudah cerita yang tercipta, dan zaman menjadi 
saksi bisu perputaran waktu. Tapi kita tidak layak untuk membisu, kita harus bisa mengambil hikmah dari semua kejadian yang telah terjadi. Ada kisah para anbiya, ada kisah para shohabah yang penuh mahabbah, ada kisah tentang kaum yang Allah selamatkan, ada pula kisah tentang kaum yang Allah binasakan. Semua kisah itu bisa kita temukan di lembaran-lembaran Al-Qur’an dan As sunnah.
Dan pagi hari ini Allah telah menggerakkan bapak saya untuk bercerita sebuah kisah yang tidak ada di dalam Al-Qur’an dan As sunnah. Karena yang bapak ceritakan adalah kisah nyata yang terjadi di zaman yang penuh fitnah. Seperti sekarang wahai ikhwah… L
Entah dari mana saya harus menceritakannya. Karena saya memang bukan penulis ulung. Untuk berbicara pun biasanya belepotan. Namun saya tidak bersedih. Karena kepandaian berpidato, kefasihan lidah, dan kelancaran berbicara bukanlah syarat mutlak dalam berdakwah di jalan Allah. Kalimurrahman, Musa AS ialah seorang nabi yang merasakan kakunya lidah dalam memberikan penjelasan, dan beliau memohon kepada Allah dengan ucapannya; wahlul ‘uqdatan min lisaaniy. Jadi, yang terpenting, gairah tebar dakwah dan hikmah selalu merekah.
Oke, kembali ke topik.
Bermula saat tadi pagi saya sarapan berdua dengan bapak. Momen santai seperti ini memang menjadi waktu paling pas, enak, dan cocok untuk ‘transfer’. Transfer kumpulan huruf, transfer kumpulan kata, transfer kumpulan kalimat, dan jadilah seporsi wejangan yang nikmat…
Tapi, dalam kesempatan ini saya urungkan niat untuk bercerita secara detail. Mungkin, intisarinya saja.
Tadi bapak menceritakan seorang wanita yang bapak kenal dan saya juga mengenalnya. Wanita itu berhijab. Bajunya longgar dan jilbabnya lebar. Kostum itu ia kenakan sudah lama, sejak duduk di bangku kuliah. Sekarang umurnya sudah kepala tiga. Dan wanita itu juga termasuk aktivis. Sampai sekarang pun masih aktif duduk di halaqah. Wanita itu sudah menikah, dengan seorang pria. Sudah lama. Mungkin kurang lebih 8 tahun silam. Nah, saya ingin bercerita tentang malam-malam pertama pasutri tersebut.
Singkat cerita, kurang lebih 1 minggu setelah menikah. Si suami komplain sama istrinya (wanita berhijab yang diceritakan bapak). Suaminya komplain, karena menemukan sesuatu yang harusnya tidak ia temukan. (apa ya sesuatu itu???).
Namun si wanita tidak mau menjawab, ia hanya menyuruh suaminya untuk bertanya pada kakak iparnya (suami kakak perempuan si wanita). Dan meluncurlah si suami ke rumah kakak ipar istrinya. Sesampainya di sana, ia langsung menceritakan tentang sesuatu yang harusnya tidak ia temukan di malam-malam pertama pernikahan.
Si suami bercerita bahwa ia dapati istrinya sudah tidak perawan lagi! Kewanitaannya bersih tanpa selaput.
Maka sang kakak ipar menjelaskan. Ternyata, dahulu ketika si wanita masih duduk di bangku SMA, ia mengidap penyakit keputihan. Sudah parah. Dan kakak iparnya itulah yang mengantar untuk berobat. Dokter pertama berkata bahwa penyakit keputihan separah ini tidak mungkin menimpa kecuali kepada wanita yang sudah beberapa kali melakukan hubungan seksual. Untuk yang sudah bersuami, minimal 3 bulan setelah menikah. Ketika itu, si wanita tidak puas dengan jawaban sang dokter dan minta berobat ke dokter lain. Sampai 3 dokter dikunjungi, semua mengutarakan jawaban yang tidak jauh berbeda…
Ternyata, pesan yang ingin bapak sampaikan adalah; “wanita shalihah otomatis akan berbaju longgar dan berjilbab lebar. Karena itu salah satu cirinya. Tapi hati-hati, jangan sampai tertipu oleh baju longgar dan jilbab lebar, karena itu bukan jaminan… meskipun ianya sudah bertaubat, tapi kamu inginnya yang ‘fresh’ kan?”
Sampai di sini mungkin ada yang nyeletuk, ah santai aja, kalau kita baik pasti dapetnya yang baik juga kok. Kan ada tuh di Al-Qur’an. Surat an-nur ayat 26, Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula).
AnNur ayat 26

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”
Berangkat dari pemahaman di atas, tentu saja kita bertanya-tanya apakah yang dimaksud baik di sini? Atau keji? Apakah kita dapat menentukan sesuatu itu baik atau tidak baik? Kalau kita cermati, ayat di atas merupakan satu paket ayat yang bersambung ,tidak hanya putus pada kalimat “untuk wanita yang baik” tetapi masih berlanjut dengan bahasan tuduhan , juga ampunan. Artinya ayat ini sebenarnya diturunkan dalam konteks tertentu. Coba kita lihat konteks ayat ini turun (asbabun nuzul);
“Ayat ini diturunkan untuk menunjukkan kesucian ‘Aisyah RA dan Shafwan bin al-Mu’attal RA dari segala tuduhan yang ditujukan kepada mereka. Pernah suatu ketika dalam suatu perjalanan kembali dari ekspedisi penaklukan Bani Musthaliq, ‘Aisyah terpisah tanpa sengaja dari rombongan karena mencari kalungnya yang hilang dan kemudian diantarkan pulang oleh Shafwan yang juga tertinggal dari rombongan karena ada suatu keperluan. Kemudian ‘Aisyah naik ke untanya dan dikawal oleh Shafwan menyusul rombongan Rasulullah SAW dan para sahabat, akan tetapi rombongan tidak tersusul dan akhirnya mereka sampai di Madinah. Peristiwa ini akhirnya menjadi fitnah di kalangan umat muslim kala itu karena terhasut oleh isu dari golongan Yahudi dan munafik jika telah terjadi apa-apa antara ‘Aisyah dan Shafwan.
Masalah menjadi sangat pelik karena sempat terjadi perpecahan di antara kaum muslimin yang pro dan kontra atas isu tersebut. Sikap Nabi juga berubah terhadap ‘Aisyah, beliau menyuruh ‘Aisyah untuk segera bertaubat. Sementara ‘Aisyah tidak mau bertaubat karena tidak pernah melakukan dosa yang dituduhkan kepadanya, ia hanya menangis dan berdoa kepada Allah agar menunjukkan yang sebenarnya terjadi. Kemudian Allah menurunkan ayat ini yang juga satu paket annur 11-26.”
Penjelasan An Nur 26 menurut para ulama
Jika dilihat dari konteks ayat ini, ada dua penafsiran para ulama terhadap ayat ini yaitu tentang arti kata “wanita yang baik” dan juga “ucapan yang baik” Sehingga dapat juga diartikan seperti ini;
“Perkara-perkara (ucapan) yang kotor adalah dari orang-orang yang kotor, dan orang-orang yang kotor adalah untuk perkara-perkara yang kotor. Sedang perkara (ucapan) yang baik adalah dari orang baik-baik, dan orang baik-baik menimbulkan perkara yang baik pula. Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”
Kata khabiitsat biasa dipakai untuk makna ucapan yang kotor (keji), juga kata thayyibaat dalam Quran diartikan sebagai kalimat yang baik.
Hakam Ibnu Utaibah yang menceritakan, bahwa ketika orang-orang mempergunjingkan perihal Aisyah RA Rasulullah saw menyuruh seseorang mendatangi Siti Aisyah RA Utusan itu mengatakan, “Hai Aisyah! Apakah yang sedang dibicarakan oleh orang-orang itu?” Aisyah RA menjawab, “Aku tidak akan mengemukakan suatu alasan pun hingga turun alasanku dari langit”. Maka Allah menurunkan firman-Nya sebanyak lima belas ayat di dalam surah An Nur mengenai diri Siti Aisyah RA. Selanjutnya Hakam Ibnu Utaiban membacakannya hingga sampai dengan firman-Nya, “Ucapan-ucapan yang keji adalah dari orang-orang yang keji…” (Q.S. An Nur, 26). Hadits ini berpredikat Mursal dan sanadnya shahih.
Ayat 26 inilah penutup dari ayat wahyu yang membersihkan istri Nabi, Aisyah dari tuduhan keji itu. Di dalam ayat ini diberikan pedoman hidup bagi setiap orang yang beriman. Tuduhan keji adalah perbuatan yang amat keji hanya akan timbul daripada orang yang keji pula. Memang orang-orang yang kotorlah yang menimbulkan perbuatan kotor. Adapun ucapan-ucapan yang baik adalah keluar dari orang-orang yang baik pula, dan memanglah orang baik yang sanggup menciptakan perkara baik. Orang kotor tidak menghasilkan yang bersih, dan orang baik tidaklah akan menghasilkan yang kotor, dan ini berlaku secara umum
Di akhir ayat 26 Tuhan menutup perkara tuduhan ini dengan ucapan bersih dari yang dituduhkan yaitu bahwa sekalian orang yang difitnah itu adalah bersih belaka dari segala tuduhan, mereka tidak bersalah sama sekali. Maka makna ayat di atas juga sangat tepat bahwa orang yang baik tidak akan menyebarkan fitnah, fitnah hanya keluar dari orang–orang yang berhati dengki, kotor, tidak bersih. Orang yang baik, dia akan tetap bersih, karena kebersihan hatinya.
Yang Baik Hanya Untuk yang baik?
Pembahasan kedua yaitu tentang maksud ayat di atas yaitu “wanita yang baik” dan “wanita yang keji”. Dalam hal ini terjemahan Depag menggunakan arti wanita yang baik dan pemahaman ini berangkat dari para ulama yang menyatakan bahwa Aisyah merupakan wanita yang baik-baik, karena konteks ayat tersebut turun satu paket, yaitu ayat 11-26 dengan ayat sebelumnya tentang seseorang menuduh wanita yang baik-baik berzina. Maka jika diartikan begitu sesuai dengan pertanyaan di atas

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”

Ayat ini bersifat umum, bahwa wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, begitu juga sebaliknya. Namun yang perlu dipahami adalah ayat ini sebuah kondisi atau memang anjuran, sebab para ulama banyak mengemukakan pendapat tentang hal ini. Syaikh Muhammad Mutawalli as-Sya’rawi, ulama Mesir pernah berkata: ada dua macam kalam (kalimat sempurna) dalam bahasa Arab. Pertama; Kalam yang mengabarkan kondisi atau suasana yang ada.
Kedua Kalam yang bermaksud ingin menciptakan kondisi dan suasana. Kalam seperti ini bisa ditemukan dalam Quran. Seperti firman Allah QS. Ali-Imran: 97: Barang siapa yang memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. Ayat itu kalau dipahami, bahwa Allah sedang mengabarkan kondisi dan suasana kota Mekah sesuai kenyataan yang ada, maka tentu tidak akan terjadi hal-hal yang bertolak belakang dengan kondisi itu. Akan tetapi, kalau ayat itu dipahami, sebagai bentuk pengkondisian suasana, maka Allah sesungguhnya tengah menyuruh manusia, untuk menciptakan kondisi aman di kota Mekah. Kalaupun kenyataan banyak terjadi, bahwa kota Mekah kadang tidak aman, maka hal itu artinya, manusia tidak mengejewantahkan perintah Allah.
Pemahaman yang sama juga bisa ditelaah pada ayat ini; Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (QS. An-Nur: 26). Pada kenyataan yang terjadi, ternyata, ada laki-laki yang baik mendapat istri yang keji, begitu pula sebaliknya. Maka memahami ayat tersebut sebagai sebuah perintah, untuk menciptakan kondisi yang baik-baik untuk yang baik-baik, adalah sebuah keharusan. Kalau tidak, maka kondisi terbalik malah yang akan terjadi.
Kalau kita bandingkan dengan Annur ayat 3 yang mana kalimat digunakan untuk umum
“laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik” (QS. An Nur ayat 3)
Di ayat ini lebih tegas mengandung “unsur perintah” untuk mencari pasangan yang sepadan. Sehingga ayat 26 bisa dimengerti sebagai sebuah motivasi atau anjuran untuk mengondisikan dan bukan sebagai ketetapan bahwa yang baik “otomatis” akan mendapatkan pasangan yang baik. Hal ini tentu memerlukan usaha untuk memperbaiki diri lebih baik.
Ayat tersebut bukanlah merupakan janji Allah kepada manusia yang baik akan ditakdirkan dengan pasangan yang baik. Sebaliknya ayat tersebut merupakan peringatan agar umat Islam memilih manusia yang baik untuk dijadikan pasangan hidup. Oleh karena itu nabi bersabda tentang anjuran memilih pasangan yaitu lazimnya dengan 4 pertimbangan, dan terserah yang mana saja, namun yang agamanya baik tentu sangat dianjurkan.
Wallahua’lam.

Sabtu, 10 Maret 2012

70 Tanda-Tanda Orang Jatuh Cinta

Sungguh aku tak tahu menahu kapan aku terjangkit dengan namanya "CINTA", Hanya hati yang bisa menjawab dan hanya Sang Kuasa yang mampu Menjawab.

Seolah tak percaya saat di hinggapi dia aku merasa tak tenang, terusik, terus mencampur adukkan antara jiwa yang aku cintai dengan menumpuk berbagai rasa. Aku juga bisa benci dan dan sebel apalagi. Segila itu apakah cinta itu menghinggapi setiap jiwa-jiwa manusia,mengapa anehnya malah Orang yang sehat ingin terjangkit dengan penyakit cinta.

Nah awal, yang ini aku akan mencoba tulis bebera mulai adanya penyakit cinta sampai tanda-tanda awal orang yang sudah terjangkit penyakit cinta. Betul kata orang-orang bijak Cinta adalah sebuah penyakit yang obatnya hanya bisa di temukan jika orang yang sakit mau berteman-berbagi, selalau menziarahi tempat yang disukai mesti itu memakan waktu dan menguras pikiran, dan hal-hal yang membuat kamu merasa senang.


Di bawah ini akan ku tulis tanda-tanda orang yang sedang jatuh cinta, agar teman-teman tahu dan bisa membedakan saat Seisi jiwamu akan bermekaran bunga-bunga cinta, bahkan kabut-kabut hitam kadang juga siap menghampirimu, hujan badai akibat kesedihan juga tak lepas dari namanya Cinta.

Tanda-Tanda Orang Jatuh Cinta :

  1. Tanda orang yang jatuh cinta yang sering kita jumpai dan alami adalah Pandangan Mata, bisa juga sesuai lagu “jatuh Cinta pada pandangan pertama“ karena melalui mata jendela jiwa sang Pecinta dan yang dicinta bisa terbuka. Masih banyak lagi hal yang bisa dikuak dengan pandangan mata antara lain, getaran-getaran cinta timbul, rahasia-rahasia yang mulanya tersembunyi dengan rapi bisa terungkap, Pesan-pesan jiwa yang sangat rumit di ungkap bisa disingkap. Jika jatuh cinta pandangan-pandangan orang yang jatuh cinta tak bisa sedikitpun berpaling dari orang yang sedang dicintai, bola matanya bergerak seiring gerak tubuh orang yang dicintainya.
  2. Berikutnya tanda-tanda orang jatuh cinta bisa kita lihat dari sebuah Percakapan Saat Duduk Berdampingan atau Sedang Pertama Awal Pertemuan. Kawan mungkin anda semua tahu bahwa orang yang jatuh cinta senantiasa bisa melayani percakapan sang kekasih walau sebenarnya percakapan itu tak mempunyai nilai, percakapan itu tak membuahkan sesuatu yang bisa dirasa berguna, kadang juga salah bisa jadi benar, bohong saja bisa menjadi jujur,oh Sungguh kawan efek cinta memang melebur segalanya, dari yang kaku jadi lemah lembut, dari yang amburadul jiwanya menjadi tertata imannya. Luar biasa kedsyatan cinta, intinya segala sesuatu yang diucap orang-orang yang sedang jatuh cinta oleh kedua belah pihak di “IYAKAN".
  3. Berikutnya adalah melalaui Gerakan Tubuh Orang-orang yang sedang dimabuk cinta. Saat bertemu misalnya dengan banyak orang dua orang yang sedang jatuh cinta mesti salah tingkah, 4 mata yang mulanya mengawasi seluruh gerak-gerik membuat anggota badan seraya sulit digerakkan. Atau sebaliknya saat bertemu awal meski orang jatuh cinta dikerumini banyak orang namun yang di tuju tetap 1 yaitu Orang yang dicintainya. Hingga apa yang terjadi Mungkin bibir berucap untuk segera mencari tempat yang enak untuk mengobrol, saling berdekat saling deg-deg kan, hem tak disangka mungkin waktu sudah tak lagi terpikir malam pun menepi namun bagi orang yang jatuh cinta bisa di ibarat 1 hari sama dengan 1 menit hingga saat waktu berpisah kakipun serasa emoh untuk berdiri dan beranjak.
  4. Tanda-tanda orang yang jatuh cinta antara lain adanya Keraguan dan sekaligus rasa Gembira yang menghiasi jiwa pecinta saat meraka saling bertatap muka. Bisa disebut rasa gugup yang luar biasa,awal mula belum bertatap dengan pujaan rasanya biasa-biasa saja tak ada nampak kegelisahan namun saat bertemu dengan yang dicintai atau berpapasan saja kegugupan yang luar biasa yang tidak dapat di elak. Mendengar nama pujaan jiwanya orang yang jatuh cinta hatinya sudah bergetar habat seakan kena goncangan Tsunami yang luar biasa.
  5. Melakukan Suatu pekerjaan atau melakukan hal-hal yang biasa dilakukan Pujaan jiwa ini bukan berarti meniru apa karakter pujaan. Sungguh murni jika cinta itu tumbuh perbuatan-perbuatan tak disuka atau dibenci tapi dengan hadirnya Cinta selaksa hal yang berbanding terbalik. Contohnya saja,orang yang tadinya kikir jadi deramawan karena orang yang dicintai gemar dengan hal-hal yang berbau sosial. Cinta mengubah semua menjadi mungkin yang awalnya diyakini tak mungkin “Indahnya cinta andai kamu tahu kawan jika kita tidak menodainya dengan nafsu belaka".
  6. Orang-orang yang jatuh cinta secara tak sengaja memperlihatkan keagungan cintanya pada setiap yang mempunyai mata, saat dia di hinggapi masalah kecil maupun dipikul berat dan membani pikirannya, dia selalu bercerita kepada orang yang dicintai. Melimpahkan segala perasaannya senang, sedih ataupun dalam keadaan sempit dia tak pernah lewatkan untuk berbagi pada sang buah hati, Banyak mengungkapkan isyarat-isyarat samar, jika dia merasa lelah dan duduk di samping yang di cintai banyak bersandar entah di pangkuan ataupun di bahu belahan jiwanya, banyak mengelus-ngelus rambut pasangannya acap kali dia sedang bersnda gurau atau waktu kepedihan menghinggapi salah satu pasangan, (mungkin juga mengelus-ngelus bagian tubuh tertentu yang di nilai bukan bagian yang sensitif), suka memakan atau meminum sisa sang pujaan jiwa meski banyak orang menilai jorok tapi kalau dengan cintanya serasa nikmat luar biasa, dan sangat menyukai tempat-tempat yang menjadikan momen indah saat cinta kasih terajut.
  7. Orang-orang yang siftanya berlawanan malah-malah berbalik berlawanan dan tanpa waktu dinanti, jika ia telah berada tepat di ujung batas lawannya, Ia akan berubah menyurapi lawannya. Bukannya itu tak mungkin terjadi Inilah cinta itu, bisa terjadi saja berlawan malah searah. Maha besar Allah inilah yang dinamakan KodratNya Mungkin kita hanya di beri tahu sedikit saja dan sulit kita pahami.
  8. Orang yang jatuh cinta sama kuatnya karena kadar cinta mereka sama, secara tidak sengaja meraka akan menghabiskan waktu mereka untuk hal-hal yang tidak penting. Jika kau temui acap kali ada salah satu pasangan yang berani melontarkan kata-kata pedih atau hal-hal itu serasa bertentangan dengan lawannya itu hal lumprah, persolalan kecil dibesar-besarkan, ada banyak salah tafsir yang timbulkan percek cokan itu semua tidak luput dari “Sejauh mana pasangan itu memegang sebuah Komitmen", Hanya waktu dan cintalah, yang menghapus yang batu-batu penghalang diatas, sekian banyak malasah akan pergi sendirinya karena mereka yang di beri cinta itu mampu menyelesaikan dan menenangkan jiwa mereka kembali, hingga tak ada lagi jika cinta itu sejati rasa dendam yang menghampiri, dan tak ada pula dendam yang mengkusumat. Keadaan akan segera normal seperti sedia kala, berhias canda dan tawa dan bermahkota kebahagiaan. Harus di ingat kejadian-kejadian di atas akan selalu muncul silih berganti dan akan menjadi warna indah dalam perjalan cintamu jika mampu menaklukkan nya.
  9. Orang yang sedang jatuh cinta sangat haus dengan nama orang yang dicintainya. Ia setiap hari bagai tak lalai selalu dan selalu ingin membicarakan nama sang pujaan tanpa henti. Mungkin bagi orang yang sedang dilanda cinta Nama pujaan jiwa bagai surya yang menarangi kehidupannya,Sungguh cinta itu sebenarnya membuat tuli dan buta baik mata dan mata hatimu. Rasanya nyaman pun sangat aneh pada biasanya hingga merasa tak ada rasa nyaman selain berada disamping sang pujaan.
  10. Pikiran orang yang sedang jatuh cinta selalu dipenuhi bayang-bayang sang pujaan. Bagai hari itu untuk dirinya yang punya cinta,bila ada kabar-kabar tak sedap menimpa yang dicinta hati serasa perih dan sakit, perasaan kalut luar biasa. Begitulah karena Kekasihnya serupa berlian yang menghiasi hatinya.
  11. Orang yang dilanda cinta suka dengan sendirian bagai merdeka tiada terkira. Ia merasa bebas untuk mengekspresikan apa yang dia mau, berkelana dalam dunia angan untuk membentuk bahagia dalam alam dibawah lamunan. Semua itu adalah bukti nyata yang tak mungkin tak ter elakkan bahwa cinta sedang bersemayam indah di dalam jiwa.
  12. Inilah banyak dirasakan tanda-tanda orang yang sedang jatuh cinta adalah suka begadang tengah malam. Walau malam telah menepi dan sang mentari mulau tersenyum untuk bumi namun tiada rasa lelah saat kita berbincang lewat telphone, face to face atau media komunikasi lainnya(internet).
  13. Selalu Ingin bertemu-dan bertemu dengan pujaan jiwanya, mesti dia sudah menyapa namun kala tidak ada tepat di sampingnya serasa dunia ini berhenti sejenak karena jika sang pujaan jauh disana rasa terka dari semua terka menghampiri. Kalau waktu temu tiba kembali jantung hatinya serasa berdetak lagi.
  14. Orang yang sedang jatuh cinta jika kurang mempercayai ketulusan cinta pujaannya, ia akan selalu mengawasi setiap gerik-gerik sang pujaan hatinya. Hingga kadang jiwanya serasa gilaa karena terlalu berlebihan ketakutannya jika kehilangan sang pujaan hati karena berpaling hati.
  15. Orang yang sedang jatuh cinta suka memperhalus kata-katanya seindah puisi-puisi cinta yang meluluhkan jiwa dan menyemaikan jiwa, hingga membagus-baguskan perangainya berikut penampilan lahirnya.
  16. Secara tidak disadari muncul sebuah kepedulian ekstra kepada orang yang dicintainya. orang yang sedang jatuh cinta sangat perhatian atau bahkan bisa dikatakan sangat melimpah berlebih terhadapa segala kejadian yang menimpa pujaan hatinya. Hingga tak ada sedetikpu kabar terlewatkan dari sang pujaan yang luput dari pengelihatannya.
  17. Jika terjadi pertikaian yang hebat hingga mereka terpaksa harus jaga jarak karena marah belum merendam. Dan ketika pertikaian telah usai atau reda,mereka akan saling memaafkan dengan legawa (lapang dada). Walau menyisakan sepenggal kesedihan, mereka bahagia kembali kali keutuhan cinta mereka terjaga.
  18. Orang-orang yang sedang jatuh cinta akan mencintai famili pujaan hatinya, melebibihi familinya sendiri. Karena meraka yang sedang jatuh cinta semua yang di miliki pujaaan jiwamany asangat menarik untuknya dan tak sedikit ada rasa memiliki sama dan berusaha menjaga.
  19. Termasuk tanda-tanda orang jatuh cinta adalah menangis, ini bisa dipilah-pilah karena setiap pribadi tidak sama dalam perangai ini. Karena tak di pungkiri adanya berbagai peristiwa akan menyisihkan duka hingga mengeluarkan air mata.
  20. Orang yang jatuh cinta akan mempunyai pancaran aura berbeda, di banding biasanya ... susah dijelaskan ... pokoknya beda deh


Mau Tahu Lagi ...
  1. Kamu melihat ada sesuatu yang berbeda dalam diri dia yang menarik untuk ditelusuri
  2. Merasa ada sesuatu yang menggelitik dari dalam diri kita
  3. Suka senyum-senyum atau ketawa-ketawa sendiri nggak jelas
  4. Suka curi-curi pandang ke arah target
  5. Kalo dia lagi ngeliat ke arah kita, jantung rasanya kayak mau copot
  6. Salah tingkah di depan dia
  7. Nggak sadar suka mempermalukan diri sendiri
  8. Berkeliaran di dekat dia terusss
  9. Suka ngelamun
  10. Mengkhayal yang indah-indah tentang kamu dan dia
  11. Nggak nafsu makan
  12. Mendadak jadi insomnia alias susah tidur
  13. Isi diary - mu seputar dia, dia, dia, diaaaaa terusss
  14. Sering dengerin lagu mellow yang liriknya about love melulu
  15. Jadi care sama penampilan dan berusaha tampil keren terus di depan dia
  16. Seneng banget ngira-ngira lewat ramalan bintang
  17. Bentar-bentar ngaca
  18. Nyari tahu segalanya tentang dia, termasuk no telpon neneknya
  19. Deketin sobatnya, buka akses langsung ke dia
  20. Diam-diam motret dia pake HP terus kamu jadiin wallpaper
  21. Hobi nulis-2 namanya di setiap lahan kosong yang bisa kamu coretin
  22. Pelototin foto dia terusss
  23. Jadi ja’im berat kalo di deket dia
  24. Badan semerbak mewangi sana sini tralala trilili
  25. Kalo dia negur, rasanya kayak kesetrum
  26. Bela-belain bangun pagi buat bikin bekal untuk dikasih ke dia
  27. Nyimpenin sms dari dia
  28. Setia nunggu dia nelpon meskipun dia nggak janji mau nelpon
  29. Sok jual mahal kalo dideketin, tapi kalo dia nggak ada kelabakan sendiri
  30. Meng-iya kan apapun maunya dia, biarpun kamunya nggak suka
  31. Bilangnya Cuma nganggep temen, padahal mau kesengsem berat
  32. Pusing mikirin cara gimana ngajak dia nonton setelah sengaja beli tiket dua
  33. Rela nyisihin uang jajan untuk beli hadiah ulang tahun dia
  34. Nyari kartu valentine paling romantis buat dia
  35. Selalu memuji segala hal tentang dia
  36. Beli buku-buku psikologi tentang cinta dan dipraktekin satu-satu
  37. Satu senyuman dari dia bikin kamu mengira-ngira seribu maknanya
  38. Rajin sms-in kabar dia
  39. Pura-pura minjem buku padahal kita nggak perlu buku itu
  40. Minjemin CD terbaru supaya kamu ada alasan buat ke rumah dia ngambil CD
  41. Pas ketemu mata sama dia, muka serasa jadi kayak kepiting rebus
  42. Mati-matian nyari topik supaya obrolanmu nggak bisa basi kalo lagi sama dia
  43. Mencatat semua tanggal ketemuan, isi obrolan, dan resume-nya di diary
  44. Menyukai hal-hal yang dia sukai
  45. Jadi teman yang baik dan penuh perhatian saat dia lagi punya masalah
  46. Nggak mempedulikan apapun kekurangan dia
  47. Nggak bisa ngelupain dia sekalipun dia udah ngecewain berat
  48. Bener-bener sedih kalo dia lagi nggak ada
  49. Jadi anak paling rajin yang pernah dia temui
  50. Saat baca artikel ini, kamu jadi teringat pada seseorang. Pertanda kamu bener-bener lagi jatuh cinta!!!

Sabtu, 03 Maret 2012

Cara Mengobati Kecanduan Pornografi Pada Diri Kita



Selain dipandang sebagai kelemahan moral, kecanduan pornografi juga merupakan penyakit otak yang paling sulit untuk diobati. Ada beberapa yang bisa dilakukan untuk mengobati kecanduan pornografi.
Kecanduan pornografi adalah kecanduan yang paling sulit untuk diobati, karena kecanduan ini menyerang ‘jantung’ kemanusiaan. Hal ini karena seksualitas merupakan pendorong utama dari kepentingan manusia.

Layaknya kecanduan bahan kimia, pecandu pornografi cenderung menggantikan sesuatu hal yang penting dengan seks atau bentuk lain dari pornografi. Orang yang kecanduan pornografi biasanya menggunakan media seperti majalah, video porno atau yang paling sering adalah internet.
Kecanduan pornografi sama saja dengan kecanduan bahan kimia yang dikategorikan sebagai penyakit
otak. Selain itu, otak manusia ternyata bisa tidak berfungsi jika terlalu sering melihat sesuatu yang berbau porno.
Dilansir dari Sexualrecovery, Kamis (23/9/2010), berikut beberapa gejala orang mengalami kecanduan pornografi:
  1. Ketidakmampuan untuk menghentikan perilaku kecanduannya, walaupun pernah mencoba sebelumnya  
  2. Merasa tersinggung atau marah bila kegiatannya dihentikan
  3. Menyembunyikan atau berusaha untuk menjaga rahasia dari semua kegiatan pornografi yang dilakukannya
  4. Tetap melanjutkan kegiatan pornografi meski sudah kehilangan hal berharga dalam hidupnya, seperti hubungan asrama atau kehilangan pekerjaan
  5. Lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang berbau pornografi ketimbang hal lain yang lebih penting
Untuk dapat menghentikan kecanduan pornografi dibutuhkan kejujuran dan kesadaran. Pecandu pornografi harus mampu jujur mengakui bahwa ia kecanduan dan ingin menghentikan kebiasaannya tersebut.
Tidak seperti kecanduan alkohol atau narkoba, kecanduan pornografi lebih sulit untuk mendapatkan bantuan.

Tapi jika benar-benar ingin berhenti, berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
    :astig:
  1. Blokir perangkat lunak dalam komputer yang berhubungan dengan pornografi
  2. Pasang gambar atau foto orang-orang yang menginspirasi di sekitar komputer atau kamar tidur, seperti foto anak atau orang-orang yang Anda cintai.
  3. Pindahkan komputer ke ruangan umum di rumah selain kamar tidur, seperti ruang keluarga.
  4. Ketahui tanda-tanda kecanduan pornografi, baik tanda umum ataupun khusus
  5. Ketahui tahap kecanduan pornografi
  6. Memiliki rencana dan komitmen pencegahan kecanduan
  7. Buatlah sebuah komitmen yang harus Anda jalani bila melanggar komitmen yang sudah dibuat
  8.  
  9. SUMBER.